Rupiah Ambruk ke Rp16.740 per USD usai Maduro Ditangkap AS
Senin, 05 Januari 2026 - 17:09 WIB
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah pada akhir perdagangan Senin (5/1/2026). FOTO/dok.SindoNews
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah pada akhir perdagangan Senin (5/1/2026), turun 15 poin atau sekitar 0,09% ke level Rp16.740 per dolar AS.
Pengamat pasar uang, Ibrahim Assuaibi mengatakan, pelemahan rupiah ini salah satunya didorong sentimen eksternal yaitu Pejabat Amerika Serikat (AS) mengkonfirmasi bahwa Maduro telah ditahan selama penggerebekan akhir pekan di Caracas dan diterbangkan ke AS untuk menghadapi tuduhan kriminal yang telah lama ada.
"Operasi tersebut menandai intervensi AS paling langsung di Venezuela dalam beberapa dekade dan memicu kecaman dari beberapa negara, sementara investor menilai implikasinya terhadap pasar energi dan stabilitas regional," tulis Ibrahim dalam risetnya dikutip Senin (5/1/2025).
Baca Juga: Awal Tahun 2026, Rupiah Loyo ke Rp16.725 per Dolar AS
Pengamat pasar uang, Ibrahim Assuaibi mengatakan, pelemahan rupiah ini salah satunya didorong sentimen eksternal yaitu Pejabat Amerika Serikat (AS) mengkonfirmasi bahwa Maduro telah ditahan selama penggerebekan akhir pekan di Caracas dan diterbangkan ke AS untuk menghadapi tuduhan kriminal yang telah lama ada.
"Operasi tersebut menandai intervensi AS paling langsung di Venezuela dalam beberapa dekade dan memicu kecaman dari beberapa negara, sementara investor menilai implikasinya terhadap pasar energi dan stabilitas regional," tulis Ibrahim dalam risetnya dikutip Senin (5/1/2025).
Baca Juga: Awal Tahun 2026, Rupiah Loyo ke Rp16.725 per Dolar AS
Lihat Juga :