Istana Pastikan Konflik Venezuela Tak Ganggu Kesepakatan Tarif Impor AS-Indonesia
Rabu, 07 Januari 2026 - 10:04 WIB
"Nggak (berpengaruh). Jadi sesuai dengan schedule tanggal 12 sampai tanggal 19 ini adalah penyusunan legal drafting," kata Prasetyo usai mengikuti retreat di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1).
Prasetyo berharap, kesepakatan tarif impor dapat dirampungkan pada tahap penyusunan legal drafting tersebut. Menurutnya, pemerintah Indonesia terus mengupayakan negosiasi agar perjanjian yang dihasilkan memberikan manfaat maksimal bagi kepentingan nasional.
"Kita harapkan di dalam penyusunan legal drafting kesepakatan tersebut sudah bisa dituangkan dan harapannya di akhir bulan sudah bisa kita tandatangani," jelas dia.
Baca Juga: Indonesia Tetap Impor Minyak AS Meski Negosiasi Dagang Terancam Gagal
Prasetyo menyebutkan bahwa rencana kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke AS untuk menandatangani perjanjian tersebut masih bergantung pada hasil perundingan yang berlangsung pada pertengahan Januari ini. "Tergantung nanti hasil dari 12 sampai 19 Januari," tandasnya.
Prasetyo berharap, kesepakatan tarif impor dapat dirampungkan pada tahap penyusunan legal drafting tersebut. Menurutnya, pemerintah Indonesia terus mengupayakan negosiasi agar perjanjian yang dihasilkan memberikan manfaat maksimal bagi kepentingan nasional.
"Kita harapkan di dalam penyusunan legal drafting kesepakatan tersebut sudah bisa dituangkan dan harapannya di akhir bulan sudah bisa kita tandatangani," jelas dia.
Baca Juga: Indonesia Tetap Impor Minyak AS Meski Negosiasi Dagang Terancam Gagal
Prasetyo menyebutkan bahwa rencana kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke AS untuk menandatangani perjanjian tersebut masih bergantung pada hasil perundingan yang berlangsung pada pertengahan Januari ini. "Tergantung nanti hasil dari 12 sampai 19 Januari," tandasnya.
(akr)
Lihat Juga :