Dirjen Pajak Beberkan Tantangan Kejar Target Penerimaan di 2026
Selasa, 20 Januari 2026 - 20:09 WIB
Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak Kementerian Keuangan Bimo Wijayanto. FOTO/Kemenkeu
JAKARTA - Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak Kementerian Keuangan Bimo Wijayanto menargetkan penerimaan pajak tumbuh 22,9% pada 2026. Kenaikan penerimaan pajak dua digit ini disebut Bimo bukanlah pekerjaan mudah lantaran ada sejumlah tantangan.
Menurutnya, kenaikan penerimaan pajak di atas 10% cukup menantang karena secara historis penerimaan pajak di atas angka tersebut dipengaruhi harga komoditas, seperti pada 2022 yang tumbuh 34%.
"Sementara 2026 diperkirakan akan terjadi penurunan. Dengan base line yang ada merujuk kepatuhan sukarela, itu kami hitung sekitar Rp1.795 triliun. Kami harus bisa menutup gap sekira Rp562,4 triliun," kata Bimo dalam acara diskusi di Bursa Efek Indonesia, Selasa (20/1/2026).
Baca Juga: Pecat 42 Oknum Pegawai Pajak, DJP Selamatkan Uang Negara Rp245 Miliar
Menurutnya, kenaikan penerimaan pajak di atas 10% cukup menantang karena secara historis penerimaan pajak di atas angka tersebut dipengaruhi harga komoditas, seperti pada 2022 yang tumbuh 34%.
"Sementara 2026 diperkirakan akan terjadi penurunan. Dengan base line yang ada merujuk kepatuhan sukarela, itu kami hitung sekitar Rp1.795 triliun. Kami harus bisa menutup gap sekira Rp562,4 triliun," kata Bimo dalam acara diskusi di Bursa Efek Indonesia, Selasa (20/1/2026).
Baca Juga: Pecat 42 Oknum Pegawai Pajak, DJP Selamatkan Uang Negara Rp245 Miliar
Lihat Juga :