Dirjen Pajak Beberkan Tantangan Kejar Target Penerimaan di 2026

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:09 WIB
Bimo menekankan sejumlah cara untuk mengerek penerimaan pajak. Pihaknya bakal menambah basis pajak, meningkatkan tax buoyancy hingga menetralisir dampak peningkatan komoditas.

"Karena sangat fragile sekali kalau kinerja perpajakan pemerintah hanya bergantung pada komoditas. Artinya kami harus membangun kepatuhan sukarela yang konsisten dan berbasis tax based yang lebih berkelanjutan," kata dia.

Lebih lanjut, katanya, tantangan dalam mengerek naik penerimaan pajak dimulai dari menyiasati basis utama dari sumber penerimaan yang utama selain dari pajak komoditas.

Berikutnya, masih banyak pelaku ekonomi yang terdaftar, tapi belum masuk dalam sistem. "Ada 90 juta wajib pajak yang masuk ke sistem coretax. 65 juta di antaranya non efektif artinya sudah tidak ada lagi usahahnya. Dari jumlah itu, 25 di antaranya memiliki NPWP aktif dan yang membayar hanya 10 juta. Sisa ini akan kami perketat ketaatan bayar pajaknya," katanya.

Kemudian, Bimo bilang ada wajib pajak yang kemauan membayarnya tinggi tapi terkendala masalah administrasi. Ada pula tantangan soal penerimaan cenderung stagnan karena adanya perubahan perilaku pelaku usaha, selain wajib pajak yang memang berisiko tinggi untuk tunggakan pajak.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!