India-Uni Eropa Capai Kesepakatan Dagang, Tarif Mobil Dipangkas dari 110% Jadi 40%

Senin, 26 Januari 2026 - 14:00 WIB
Kendaraan listrik berbasis baterai dikecualikan dari skema pemangkasan tarif selama lima tahun pertama. Langkah ini bertujuan melindungi investasi domestik di sektor kendaraan listrik yang tengah berkembang, terutama yang digarap oleh Tata Motors dan Mahindra & Mahindra. Setelah periode tersebut, kendaraan listrik akan mengikuti mekanisme penurunan tarif yang sama.

Baca Juga: Peta Dagang Dunia Mulai Retak, Eropa Tinggalkan AS Berpaling ke China

Kesepakatan ini hadir di tengah momentum baru perundingan dagang India–Uni Eropa yang dimulai pada 2007, terhenti pada 2013, dan kembali dilanjutkan pada 2022. Perjanjian ini juga dipandang strategis bagi India untuk memperluas ekspor tekstil dan perhiasan, yang terdampak kebijakan tarif Amerika Serikat dalam beberapa bulan terakhir.

Dengan proyeksi pasar otomotif India tumbuh hingga 6 juta unit per tahun pada 2030, pemangkasan tarif ini berpotensi mengubah peta persaingan di salah satu pasar mobil dengan pertumbuhan tercepat di dunia, sekaligus memperkuat kemitraan ekonomi India–Uni Eropa.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!