Nama Misbakhun Santer jadi Ketua OJK, Ekonom Ingatkan Harus Profesional
Kamis, 12 Februari 2026 - 10:06 WIB
Menurutnya, ketua OJK ke depan harus memiliki komitmen kuat dalam reformasi pengawasan pasar modal serta menindaklanjuti rekomendasi MSCI. Jika Misbakhun yang berlatar belakang politikus benar-benar ditunjuk tanpa melalui mekanisme panitia seleksi (pansel) yang terbuka, Bhima menilai hal itu berisiko menurunkan kepercayaan investor. "Justru menurunkan trust dari pelaku pasar. Bahwa ada intervensi pemerintah dalam menyusun pengurus OJK yang baru,” ujarnya.
Bhima memaparkan lima kriteria utama yang semestinya dipenuhi pimpinan OJK, antara lain tidak terafiliasi partai politik, memiliki kompetensi teknis di sektor jasa keuangan, berintegritas tinggi, berkomitmen mereformasi bursa, serta memiliki citra positif di pasar keuangan. Ia menyayangkan jika nama Misbakhun terus digadang-gadang di tengah posisinya saat ini sebagai anggota DPR dari Fraksi Partai Golkar.
Menanggapi kabar tersebut, Mukhamad Misbakhun menyatakan hingga kini masih menjalankan amanat sebagai Ketua Komisi XI DPR. Ia mengaku belum menerima arahan apa pun dari Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.
"Tugas dari partai saya, dari Ketua Umum Partai saya Pak Bahlil, saya sebagai Ketua Komisi XI DPR. Belum ada perintah selain perintah itu dan saya tidak mau berandai-andai," ucapnya.
Baca Juga: Mau Daftar Jadi Anggota DK OJK? Ini Syarat dan Tahapannya
Bhima memaparkan lima kriteria utama yang semestinya dipenuhi pimpinan OJK, antara lain tidak terafiliasi partai politik, memiliki kompetensi teknis di sektor jasa keuangan, berintegritas tinggi, berkomitmen mereformasi bursa, serta memiliki citra positif di pasar keuangan. Ia menyayangkan jika nama Misbakhun terus digadang-gadang di tengah posisinya saat ini sebagai anggota DPR dari Fraksi Partai Golkar.
Menanggapi kabar tersebut, Mukhamad Misbakhun menyatakan hingga kini masih menjalankan amanat sebagai Ketua Komisi XI DPR. Ia mengaku belum menerima arahan apa pun dari Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.
"Tugas dari partai saya, dari Ketua Umum Partai saya Pak Bahlil, saya sebagai Ketua Komisi XI DPR. Belum ada perintah selain perintah itu dan saya tidak mau berandai-andai," ucapnya.
Baca Juga: Mau Daftar Jadi Anggota DK OJK? Ini Syarat dan Tahapannya
Lihat Juga :