AS-Israel dan Iran Saling Serang, Harga Minyak Sempat ke Level Tertinggi 14 Bulan
Selasa, 03 Maret 2026 - 10:04 WIB
Harga minyak mentah dunia melonjak hingga 13% pada awal pekan, setelah serangan intens antara AS dan Israel terhadap Iran. Konflik ini memicu kekhawatiran besar tentang terganggunya ekonomi global. Foto/Dok
JAKARTA - Harga minyak mentah dunia melonjak hingga 13% pada awal pekan, setelah serangan intens antara Amerika Serikat atau AS dan Israel terhadap Iran . Konflik ini memicu kekhawatiran besar tentang terganggunya ekonomi global .
Efeknya lalu lintas kapal tanker melalui Selat Hormuz telah terdampak berat karena serangan terus berlangsung di seluruh Timur Tengah. Seperti diketahui Selat Hormuz, jalur air antara Iran dan Oman mengangkut sekitar 20% pasokan minyak dan gas global.
Jalur tersebut menjadi rentan untuk kapal tanker, dimana pengiriman sebagian besar berhenti akibat risiko serangan. Akibatnya minyak mentah Brent sempat melonjak ke level tertinggi dalam 14 bulan karena serangan tersebut menjerumuskan Timur Tengah ke dalam konflik baru.
Baca Juga: Iran Diserang, OPEC+ Pertimbangkan Kenaikan Pasokan Minyak Lebih Besar
Efeknya lalu lintas kapal tanker melalui Selat Hormuz telah terdampak berat karena serangan terus berlangsung di seluruh Timur Tengah. Seperti diketahui Selat Hormuz, jalur air antara Iran dan Oman mengangkut sekitar 20% pasokan minyak dan gas global.
Jalur tersebut menjadi rentan untuk kapal tanker, dimana pengiriman sebagian besar berhenti akibat risiko serangan. Akibatnya minyak mentah Brent sempat melonjak ke level tertinggi dalam 14 bulan karena serangan tersebut menjerumuskan Timur Tengah ke dalam konflik baru.
Baca Juga: Iran Diserang, OPEC+ Pertimbangkan Kenaikan Pasokan Minyak Lebih Besar
Lihat Juga :