Kredit BCA Tumbuh 5,6% Capai Rp994 Triliun di Kuartal I-2026

Jum'at, 24 April 2026 - 09:52 WIB
Kredit produktif BCA menjadi tulang punggung pertumbuhan, tercatat Rp760,2 triliun atau naik 7,8% YoY. Sementara itu, penyaluran kredit berkelanjutan (ESG) tumbuh lebih cepat 10,0% YoY menjadi Rp258,4 triliun, setara 26,0% dari total portofolio pembiayaan. Pertumbuhan kredit UMKM juga mencatatkan kenaikan 12% YoY dengan outstanding Rp146 triliun, mencerminkan peran aktif BCA dalam menggerakkan sektor riil nasional.

Kredit hijau (green financing) BCA mencapai Rp113 triliun, naik 7,7% YoY, didukung pembiayaan ke sektor Energi Baru dan Terbarukan (EBT) yang melonjak 53,5% YoY. Seluruh penyaluran kredit tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian, dengan rasio loan at risk (LAR) terjaga di 5,1% dan rasio non performing loan (NPL) 1,8%. Tingkat pencadangan LAR dan NPL pun solid, masing-masing 69,7% dan 174,6%.

Dari sisi pendanaan, total dana pihak ketiga (DPK) BCA mencapai Rp1.292,4 triliun, tumbuh 8,3% YoY. Dana giro dan tabungan (CASA) tercatat Rp1.089 triliun atau naik 11,2% YoY, dengan porsi mencapai 85,2% dari total DPK. Kenaikan CASA sejalan dengan penguatan perbankan transaksi melalui kanal digital dan non-digital.

Dalam pengalaman nasabah, BCA meluncurkan fitur "Layanan Cabang" di aplikasi myBCA untuk pemesanan banknotes, serta "UFood Delivery" di menu Lifestyle. Selain itu, BCA meluncurkan portal bisnis digital terintegrasi bernama Ocean by BCA untuk membantu pelaku usaha mengelola kebutuhan bisnis secara lebih efisien.

"Ocean by BCA memungkinkan pelaku usaha mengakses dasbor terintegrasi, rekomendasi solusi, dan help center dari satu platform. Kami menggandeng mitra strategis agar pelaku usaha dapat mengelola bisnis lebih efisien serta membuka peluang ekspansi," ujar Hendra.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!