Transaksi Non Tunai Masih Lesu, Peredaran Uang Kartal Turun

Minggu, 20 September 2020 - 14:25 WIB
Bank Indonesia mencatat peredaran uang kartal menurun dari 6,17% bulan Juli menjadi 5,82% pada bulan Agustus. Foto: Ilustrasi/Istimewa
JAKARTA - Peredaran uang kartal sebagai alat bayar yang sah untuk alat jual beli (UYD) mengalami penurunan. Berdasarkan laporan Bank Indonesia (BI) , peredaran uang kartal menurun dari 6,17% (year on year/yoy) pada Juli menjadi 5,82% (yoy) pada Agustus 2020 menjadi Rp762,1 triliun.

"Pertumbuhan uang kartal yang diedarkan pada Agustus 2020 menurun dari 6,17% (yoy) pada Juli 2020 menjadi 5,82% (yoy)," ucap Direktur Eksekutif Komunikasi BI Onny Widjanarko di Jakarta, Minggu (20/9/2020).



Baca juga: Minggu Ketiga September Deflasi, Ini Faktor Pendorongnya

Sejalan dengan itu, pertumbuhan nilai transaksi non tunai seperti menggunakan ATM, kartu debit, kartu kredit, dan uang elektronik (UE) mencatatkan penurunan sebesar 13,94% (yoy) pada Juli 2020. BI memproyeksikan, berbagai transaksi sistem pembayaran akan kembali pulih sejalan dengan prospek pemulihan ekonomi dan perkembangan positif berbagai inovasi pada aktivitas ekonomi dan keuangan digital.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!