Negara Ini Mulai Rusuh Tercekik Harga BBM, Ekonomi Terancam Lumpuh

Selasa, 19 Mei 2026 - 08:00 WIB
Melalui kebijakan penyesuaian terbaru, harga bensin (super petrol) di Nairobi merangkak naik ke posisi 214,25 shilling Kenya atau setara USD1,66 per liter dari semula 206,97 shilling. Lonjakan paling drastis terjadi pada komoditas solar (diesel) yang melambung dari 196,63 shilling menjadi 242,92 shilling per liter, sedangkan harga minyak tanah bertahan di angka 152,78 shilling.

Baca Juga: Penembakan Guncang Masjid Terbesar San Diego AS, 5 Tewas, Termasuk 2 Tersangka

Kondisi ini kian mengkhawatirkan setelah aksi mogok sektor transportasi meluas hingga ke Mombasa, yang merupakan kota pelabuhan terbesar dan pintu gerbang utama logistik Kenya. Penundaan distribusi komoditas dari pelabuhan ini dikhawatirkan memicu efek rembetan (snowball effect) yang memperparah pembengkakan inflasi dan meruntuhkan fondasi ekonomi domestik.

Sebagai negara yang tidak memiliki sumber daya minyak mandiri, Kenya sangat bergantung pada impor pasokan energi dari Timur Tengah melalui skema kerja sama antar-pemerintah dengan produsen di kawasan Teluk. Dampaknya, setiap gejolak harga minyak dunia langsung memukul daya beli masyarakat kecil melalui lonjakan tarif angkutan dan meroketnya harga bahan pangan pokok di pasar global.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!