Rekor Terburuk Sejak 1986! Yen Jepang Hancur Lebur ke Titik Terendah

Selasa, 30 Juni 2026 - 20:01 WIB
"Otoritas siap merespons secara tepat kapan pun diperlukan," tegas Katayama, meskipun ia masih menahan retorika yang lebih agresif demi menjaga stabilitas pasar.

Sementara itu analis mata uang senior dari MUFG, Lee Hardman menilai Tokyo tampaknya jauh lebih berhati-hati untuk kembali melakukan intervensi pasar kali ini. "Langkah intervensi pada April dan Mei lalu terbukti gagal membalikkan tren pelemahan yen. Hal itu mungkin membuat otoritas Jepang kini jauh lebih enggan dan menghitung momentum dengan sangat ketat," urai Hardman.

Tidak hanya yen Jepang, kedigdayaan dolar AS pekan ini juga sukses membuat mata uang global lainnya bertekuk lutut. Euro merosot 0,24% mendekati level terendah satu tahunnya, sementara poundsterling Inggris ikut ambles 0,2%.

Mata uang negara-negara eksportir komoditas seperti Mahkota Norwegia dan dolar Australia juga ikut tiarap tertekan penurunan harga minyak mentah.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!