Siap-siap Banjir Pasokan Minyak Dunia, Morgan Stanley Koreksi Harga Brent di Angka USD75/Barel
Rabu, 01 Juli 2026 - 17:49 WIB
Analis komoditas dari Morgan Stanley mengungkapkan, fakta mengejutkan di lapangan, bahwa lalu lintas kapal tanker sudah mulai pulih.
Pada akhir pekan lalu, sebanyak 35 kapal tanker minyak dan gas terpantau sukses keluar dari Teluk Persia melalui Selat Hormuz. Angka ini mengembalikan kepercayaan pasar karena sudah masuk dalam rentang normal pra-konflik (30 hingga 40 kapal per hari).
Kembalinya minyak asal Timur Tengah ini langsung menumpuk di pasar internasional, menciptakan jumlah kargo minyak mentah yang tidak terjual (unsold cargoes) berada jauh di atas batas normal.
"Saat perhatian beralih ke tahun 2027, pasar telah kembali ke siklus penuh-kembali ke surplus," tulis tim analis Morgan Stanley.
Baca Juga: Harga Bensin di AS Tetap Mahal meski Minyak Dunia Rontok, Trump Semprot Raksasa Energi
Pada akhir pekan lalu, sebanyak 35 kapal tanker minyak dan gas terpantau sukses keluar dari Teluk Persia melalui Selat Hormuz. Angka ini mengembalikan kepercayaan pasar karena sudah masuk dalam rentang normal pra-konflik (30 hingga 40 kapal per hari).
Kembalinya minyak asal Timur Tengah ini langsung menumpuk di pasar internasional, menciptakan jumlah kargo minyak mentah yang tidak terjual (unsold cargoes) berada jauh di atas batas normal.
Siklus Sempurna: Dari Krisis Energi Menuju Banjir Surplus 2027
Kita melihat bagaimana pasar komoditas bergerak seperti roda yang berputar cepat. Ketika Selat Hormuz ditutup, pasar mengalami defisit pasokan yang dalam. Namun saat keran raksasa itu dibuka kembali, dunia ternyata sudah terlanjur memiliki alternatif pasokan lain yang kuat."Saat perhatian beralih ke tahun 2027, pasar telah kembali ke siklus penuh-kembali ke surplus," tulis tim analis Morgan Stanley.
Baca Juga: Harga Bensin di AS Tetap Mahal meski Minyak Dunia Rontok, Trump Semprot Raksasa Energi
Lihat Juga :