Nekat Melenceng dari Jalur Bakal Disikat! Iran Ultimatum Keras soal Selat Hormuz

Kamis, 02 Juli 2026 - 22:37 WIB

Pemicu Amarah Teheran

Eskalasi mendadak ini dipicu oleh perang urat syaraf yang terjadi di balik layar antara Washington dan Teheran. Iran meradang setelah Komando Pusat Militer AS (CENTCOM) mengadakan pertemuan darurat di Bahrain bersama negara-negara Arab dan mengeluarkan komitmen bersama untuk "menjaga kebebasan arus perdagangan di Selat Hormuz."

Frasa tersebut dinilai Iran sebagai bentuk provokasi siber dan militer asing di halaman rumah mereka. Kondisi psikologis Teheran sendiri saat ini tengah berada dalam tensi tinggi menjelang upacara pemakaman akbar Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei yang tewas di awal perang pada Februari lalu.

"Setiap kegagalan untuk mematuhi, penyimpangan rute, atau pengabaian terhadap protokol navigasi Republik Islam Iran di Selat Hormuz akan dihadapi dengan respons langsung dan keras dari angkatan bersenjata," tulis pernyataan resmi militer Iran.

Baca Juga: Pasokan Minyak Iran Kembali Banjiri Pasar Asia, Harga Minyak Dunia Anjlok 4%



Teheran juga menuntut AS untuk segera menarik mundur jet-jet tempur mereka yang masih berpatroli di atas selat. Iran menegaskan bahwa setiap upaya intervensi oleh Amerika Serikat akan dianggap sebagai ancaman langsung terhadap kedaulatan nasional mereka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!