Tak Lagi Sekadar Hiburan, Industri Entertainment Kini Jadi Ladang Investasi Baru
Kamis, 02 Juli 2026 - 23:03 WIB
Entertainment saat ini berkembang menjadi bisnis yang didorong oleh audience ecosystem, digital engagement, serta intellectual property. Foto/Dok
JAKARTA - Di saat sebagian investor masih memandang industri hiburan sebagai sektor konsumsi, semakin banyak pelaku pasar global yang mulai melihat entertainment sebagai bagian dari emerging asset class yang memiliki potensi pertumbuhan jangka panjang.Perubahan cara pandang tersebut mendorong hadirnya model bisnis baru yang menggabungkan media, teknologi, komunitas digital, dan intellectual property menjadi sebuah ekosistem bernilai ekonomi.
Pandangan tersebut menjadi salah satu landasan yang dibawa Akshay Melwani, Chief Executive Officer SHOW Token, dalam mengembangkan platform entertainment berbasis teknologi. Di bawah kepemimpinannya, SHOW mengumumkan komitmennya untuk membangun ekosistem hiburan (entertainment ecosystem) di Indonesia, dengan fokus pada pengembangan ekonomi kreator (creator economy), platform media, kecerdasan buatan (AI), serta infrastruktur blockchain yang saling terintegrasi.
Menurut Akshay, Indonesia memiliki fondasi yang kuat untuk menjadi pusat pertumbuhan industri hiburan digital di kawasan. Selain memiliki salah satu pasar dengan jumlah layar bioskop terbesar di Asia Tenggara, Indonesia juga mencatat tingkat kunjungan penonton bioskop tertinggi di kawasan, sementara lebih dari 70 persen pendapatan box office nasional dalam beberapa tahun terakhir berasal dari film lokal.
Kondisi tersebut menunjukkan meningkatnya kualitas industri kreatif Indonesia sekaligus besarnya peluang untuk membangun ekosistem entertainment yang berkelanjutan. Baca Juga: Helmy Yahya Soroti Kemajuan Industri Hiburan
Pandangan tersebut menjadi salah satu landasan yang dibawa Akshay Melwani, Chief Executive Officer SHOW Token, dalam mengembangkan platform entertainment berbasis teknologi. Di bawah kepemimpinannya, SHOW mengumumkan komitmennya untuk membangun ekosistem hiburan (entertainment ecosystem) di Indonesia, dengan fokus pada pengembangan ekonomi kreator (creator economy), platform media, kecerdasan buatan (AI), serta infrastruktur blockchain yang saling terintegrasi.
Menurut Akshay, Indonesia memiliki fondasi yang kuat untuk menjadi pusat pertumbuhan industri hiburan digital di kawasan. Selain memiliki salah satu pasar dengan jumlah layar bioskop terbesar di Asia Tenggara, Indonesia juga mencatat tingkat kunjungan penonton bioskop tertinggi di kawasan, sementara lebih dari 70 persen pendapatan box office nasional dalam beberapa tahun terakhir berasal dari film lokal.
Kondisi tersebut menunjukkan meningkatnya kualitas industri kreatif Indonesia sekaligus besarnya peluang untuk membangun ekosistem entertainment yang berkelanjutan. Baca Juga: Helmy Yahya Soroti Kemajuan Industri Hiburan
Lihat Juga :