Kejar Pendapatan per Kapita RI Lampaui USD15 Ribu, Purbaya Ungkap Kuncinya

Jum'at, 03 Juli 2026 - 19:58 WIB
Purbaya memaparkan, bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dikelola sebagai instrumen utama untuk menjaga stabilitas makro sekaligus mempertebal investasi pada sektor SDM. Tata kelola fiskal ini dijalankan mengacu pada amanat Pasal 33 UUD 1945 guna mewujudkan kemakmuran rakyat melalui postur keuangan yang sehat dan berkelanjutan.

Untuk mencetak talenta yang menjadi inti transformasi ekonomi, pemerintah memadukan pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, rekayasa, dan matematika (STEM) dengan ilmu sosial, humaniora, seni, keagamaan, serta ekonomi.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui alokasi anggaran pendidikan sebesar Rp769,1 triliun dalam APBN Tahun Anggaran 2026. Dana tersebut dialokasikan untuk memperluas akses dan mutu pendidikan, revitalisasi bangunan sekolah, menyokong Program Makan Bergizi Gratis, serta memperkuat pendanaan beasiswa melalui Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Pemerintah juga melakukan penajaman klaster penerima beasiswa LPDP agar bergerak selaras dengan kebutuhan industri strategis nasional. Baca Juga: Kejar Ekonomi RI 5 Besar Dunia, Ini 6 Strategi Kepala Bappenas

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!