Amartha dan Pelaku Industri Soroti Peran AI dalam Memperluas Inklusi Keuangan

Jum'at, 03 Juli 2026 - 21:26 WIB
“Banyak pelaku usaha akar rumput sebenarnya sudah memiliki usaha yang berjalan, tetapi aktivitas ekonomi mereka belum banyak tercatat dalam sistem keuangan formal. Karena itu, tantangannya bukan hanya mengumpulkan lebih banyak data, tetapi bagaimana membantu mereka agar lebih terlihat dan dapat memperoleh akses layanan keuangan yang sesuai dengan kebutuhan mereka,” ujarAvnish.

Menurutnya, banyak pelaku usaha akar rumput belum memiliki riwayat transaksi yang cukup untuk dinilai melalui pendekatan konvensional. Oleh karena itu, pendekatan berbasis komunitas menjadi penting karena mampu memberikan pemahaman yang lebih utuh mengenai kondisi dan kebutuhan masyarakat.

Avnishmenambahkan bahwa AI dapat membantu mengolah berbagai informasi tersebut untuk meningkatkan kualitas penilaian risiko sekaligus memperluas jangkauan layanan kepada masyarakat yang selama ini belum banyak terlayani.

“Bagi kami, AI adalah alat untuk memperluas inklusi keuangan, bukan alat yang menentukan inklusi itu sendiri. Pada akhirnya, teknologi harus dimanfaatkan untuk membantu manusia bekerja lebih baik, lebih efektif, dan lebih produktif,” katanya.

Dari perspektif industri, Tushar menilai bahwa tantangan terbesar dalam memperluas manfaat AI bagi masyarakat akar rumput bukan hanya soal akses, tetapi juga literasi teknologi. Menurutnya, perkembangan teknologi berbasis suara berpotensi membantu masyarakat yang masih mengalami kesulitan dalam menggunakan layanan digital, sehingga manfaat teknologi dapat menjangkau lebih banyak masyarakat dengan latar belakang bahasa dan tingkat literasi yang beragam.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!