Defisit APBN 2026 Diprediksi Bengkak Jadi Rp734,3 Triliun, Setara 2,85% PDB

Selasa, 07 Juli 2026 - 17:24 WIB
Di sisi belanja, realisasi belanja negara hingga akhir Juni 2026 mencapai Rp1.656 triliun atau 43,1% dari pagu APBN, meningkat 17,8% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Belanja Pemerintah Pusat terealisasi sebesar Rp1.296,8 triliun atau 41,2% dari pagu, dengan pertumbuhan 29,4% secara tahunan.

Melalui perkembangan tersebut, keseimbangan primer APBN hingga Semester I-2026 masih mencatat surplus sebesar Rp85,1 triliun. Sementara itu, realisasi pembiayaan anggaran telah mencapai Rp452 triliun atau 65,6% dari target APBN 2026.

Pemerintah menilai kombinasi pertumbuhan pendapatan negara, surplus keseimbangan primer, dan pengelolaan pembiayaan yang terjaga menjadi modal untuk menjaga keberlanjutan fiskal, meski defisit APBN pada akhir tahun diperkirakan lebih tinggi dari target awal.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!