Rahasia Industri Logam Tanah Jarang China Dibongkar Ilmuwan, AS-Jepang Pegang Kunci Mineral Langka!

Kamis, 09 Juli 2026 - 10:20 WIB
Tim peneliti dari University of Science and Technology of China (USTC) blak-blakan mengakui bahwa dalam urusan mengubah mineral mentah menjadi komponen fungsional tingkat tinggi, China sama sekali belum memimpin.

"China tidak berada dalam posisi memimpin dalam menguasai teknologi-teknologi inti di bidang-bidang tertentu," tulis para peneliti dalam makalah ilmiah tersebut secara jujur seperti dilansir South China Morning Post.

Laporan itu mengungkap bahwa seluruh hak paten kunci yang mendasari material fungsional tanah jarang tercanggih ternyata masih dikontrol ketat oleh Jepang dan Amerika Serikat.

Ironi Komoditas: China Menambang, AS-Jepang Ambil Cuan

Logam tanah jarang tidak ada gunanya jika hanya berbentuk bongkahan batu terolah. Mineral ini harus diubah menjadi senyawa hilir (downstream compounds) seperti magnet permanen super kuat, katalis canggih, bahan pendar cahaya (luminescent), hingga material pemoles industri mikro.

Baca Juga: China Desak BRICS Berani Melawan Barat: Akses Mineral Strategis Bakal Dikunci

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!