Esgin dan Agraus Resources Sinergi Garap Potensi Investasi Hijau dan Ekonomi Karbon
Selasa, 14 Juli 2026 - 20:23 WIB
CEO PT Agraus Resources Riza Suarga mengatakan kolaborasi tersebut menggabungkan pengalaman perusahaan dalam pengembangan proyek dengan kapabilitas teknologi yang dimiliki Esgin untuk menghasilkan proyek-proyek berkelanjutan yang inovatif dan memiliki nilai ekonomi.
"Dengan menggabungkan pengalaman Agraus Resources dan kapabilitas teknologi Esgin, kami optimistis dapat menghasilkan proyek-proyek berkualitas tinggi yang mendukung pertumbuhan ekonomi hijau Indonesia sekaligus memberikan manfaat berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan," kata Riza.
Baca Juga: Pemerintah Perkuat Perdagangan Karbon Kehutanan demi Tingkatkan Kepercayaan Pasar
Kedua perusahaan menargetkan kerja sama tersebut dapat mempercepat pengembangan berbagai proyek di sektor energi terbarukan, pengelolaan limbah, ekonomi sirkular, dekarbonisasi industri, pertanian berkelanjutan, solusi berbasis alam, serta sektor lain yang berkontribusi terhadap penurunan emisi gas rumah kaca. Esgin juga akan menghadirkan berbagai teknologi pendukung, seperti Digital Measurement, Reporting and Verification (Digital MRV) berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), infrastruktur aset lingkungan berbasis blockchain, sistem pengelolaan data ESG, hingga platform investasi hijau untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan kesiapan proyek memasuki pasar karbon.
Kemitraan tersebut dinilai sejalan dengan agenda nasional dalam implementasi Nilai Ekonomi Karbon, pengembangan investasi hijau, dekarbonisasi sektor industri, serta pencapaian target penurunan emisi gas rumah kaca. Kolaborasi ini juga diharapkan memperkuat pipeline proyek iklim berstandar internasional yang layak investasi dan siap diperdagangkan melalui mekanisme pasar karbon domestik maupun global.
"Dengan menggabungkan pengalaman Agraus Resources dan kapabilitas teknologi Esgin, kami optimistis dapat menghasilkan proyek-proyek berkualitas tinggi yang mendukung pertumbuhan ekonomi hijau Indonesia sekaligus memberikan manfaat berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan," kata Riza.
Baca Juga: Pemerintah Perkuat Perdagangan Karbon Kehutanan demi Tingkatkan Kepercayaan Pasar
Kedua perusahaan menargetkan kerja sama tersebut dapat mempercepat pengembangan berbagai proyek di sektor energi terbarukan, pengelolaan limbah, ekonomi sirkular, dekarbonisasi industri, pertanian berkelanjutan, solusi berbasis alam, serta sektor lain yang berkontribusi terhadap penurunan emisi gas rumah kaca. Esgin juga akan menghadirkan berbagai teknologi pendukung, seperti Digital Measurement, Reporting and Verification (Digital MRV) berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), infrastruktur aset lingkungan berbasis blockchain, sistem pengelolaan data ESG, hingga platform investasi hijau untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan kesiapan proyek memasuki pasar karbon.
Kemitraan tersebut dinilai sejalan dengan agenda nasional dalam implementasi Nilai Ekonomi Karbon, pengembangan investasi hijau, dekarbonisasi sektor industri, serta pencapaian target penurunan emisi gas rumah kaca. Kolaborasi ini juga diharapkan memperkuat pipeline proyek iklim berstandar internasional yang layak investasi dan siap diperdagangkan melalui mekanisme pasar karbon domestik maupun global.
(nng)
Lihat Juga :