UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:27 WIB
Di balik rentetan sanksi ekonomi kepada Rusia, Uni Eropa (UE) tertangkap basah menggelontorkan dana raksasa Rp123,1 triliun sepanjang paruh pertama tahun 2026. Foto/Dok
JAKARTA - Di balik narasi kecaman keras dan rentetan sanksi ekonomi yang dijatuhkan kepada Rusia, Uni Eropa (UE) tertangkap basah menggelontorkan dana raksasa sebesar 6 miliar euro atau setara Rp123,1 triliun (dengan kurs Rp20.528 per USD) sepanjang paruh pertama tahun 2026.

Ironisnya dana segar yang menjadi bahan bakar perang Rusia ini mengalir akibat rekor pembelian gas alam cair (LNG) dalam jumlah terbesar sepanjang sejarah dari kilang minyak Yamal di Siberia Utara. Data dari Centre for Research on Energy and Clean Air mengungkapkan, bahwa Rusia kini menikmati rekor pendapatan LNG tertinggi sejak awal invasi Ukraina 2022 lalu.



Ketakutan Aturan Larangan & Efek Domino Perang AS-Iran

Ada kepanikan besar yang melanda benua biru di balik pembelian ugal-ugalan ini. Uni Eropa awalnya dijadwalkan menerapkan sanksi pemblokiran total kontrak jangka panjang gas Rusia mulai Januari mendatang.

Baca Juga: Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!