'Menang' Lawan Virus, Kegiatan Ekonomi Asia Timur dan Pasifik Mulai Bangkit

Rabu, 30 September 2020 - 04:47 WIB
Foto/Ilustrasi
JAKARTA - Kegiatan perekonomian domestik mulai bangkit di beberapa negara yang telah membatasi penyebaran virus. Akan tetapi perekonomian di kawasan ini sangat bergantung kepada seluruh bagian lain di dunia, dan permintaan di tingkat global masih tetap lemah.

Kawasan di kawasan Asia Timur dan Pasifik secara keseluruhan diharapkan untuk mengalami pertumbuhan sebesar hanya 0,9% pada tahun 2020, terendah sejak tahun 1967. Sementara China diprediksi untuk mengalami pertumbuhan sebesar 2% pada tahun 2020 yang didorong belanja pemerintah, ekspor yang kuat. (Baca juga: Penyelidikan Safeguard Ukraina Beres, Saatnya Memantik Ekspor Soda Api )



Adapun negara-negara lain di kawasan Asia Timur dan Pasifik diproyeksikan mengalami kontraksi sebesar 3,5%. Wakil Presiden Bank Dunia untuk kawasan Asia Timur dan Pasifik Victoria Kwakwa mengatakan, prospek bagi kawasan ini lebih cerah pada tahun 2021, dengan pertumbuhan diharapkan mencapai 7,9% di China dan 5,1% di negara-negara lain di kawasan ini.

Bedasarkan asumsi, terjadinya pemulihan dan normalisasi kegiatan secara berlanjut di negara-negara besar, dikaitkan dengan
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!