Pertamina EP Asset 4 Beberkan Upaya Jaga Produksi di Tengah Pandemi

Rabu, 06 Mei 2020 - 12:11 WIB
"Kami bersyukur capaian produksi kami masih bisa mengejar target yang ditetapkan. Dan strategi optimisme kami dalam menyelesaikan target produksi hingga akhir tahun 2020, mengingat harga minyak dunia tengah mengalami penurunan yang signifikan, salah satunya dengan mempertahankan produksi eksisting agar tidak banyak sumur yang mengalami low dan off serta mengoptimalkan produksi sumur tua," kata Agus.

Selain itu, lanjut Agus, pihaknya menerapkan cost leadership melalui evaluasi Rencana Kerja Bor/Work Over/Well Intervention berdasarkan keekonomian dengan sensitivitas harga minyak. "Dapat kami sampaikan juga, bahwa hingga akhir tahun 2020 kegiatan pemboran sumur baru sementara ditiadakan, pemboran ditunda ke tahun 2021, selain karena kondisi triple shock juga karena sedang dalam proses IPPKH dan penyiapan lokasi bor," jelasnya.

Selain fokus terhadap peningkatan produksi, pihaknya juga berupaya meningkatkan cadangan migas baru melalui kegiatan eksplorasi yang salah satunya kegiatan seismik di Papua telah selesai dilakukan di bulan Februari 2020, saat ini masih dalam tahap evaluasi untuk pengembangan lapangan lanjut di Papua.

"Selain itu, saat ini juga sedang berlangsung beberapa study inhouse GGRP untuk mendapatkan peluang-peluang baru di Field Cepu, Donggi Matindok, Sukowati dan Papua. Harapan kami, setelah kondisi ini berlalu, kami bisa catch up dengan rencana yang sudah ditetapkan dan bisa memenuhi target produksi migas secara nasional," terang Agus.

President Director PT Pertamina EP Nanang Abdul Manaf menambahkan bahwa Pertamina EP optimis untuk bisa melalui masa sulit ini akibat penurunan harga minyak dunia yang terjadi dengan sangat cepat dalam kurun waktu hitungan hari.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!