Joss! Indonesia Ekspor 16,65 Ton Kopi ke Australia

Sabtu, 10 Oktober 2020 - 14:58 WIB
“Kemendag akan terus mendukung pelaku usaha untuk meningkatkan ekspornya. Diharapkan sinergi yang baik akan terus terjalin untuk melewati masa sulit pandemi ini dan meningkatkan ekspor guna menggerakkan roda perekonomian dan perdagangan Indonesia,” pungkas Olvy.

Berdasarkan data BPS, neraca perdagangan kopi Indonesia pada periode Januari--Juli 2020, baik biji kopi (coffee beans) maupun olahan mengalami surplus sebesar USD 670,03 juta. Capaian tersebut menjadikan Indonesia sebagai negara eksportir terbesar ke-7 kopi dunia dengan pangsa ekspor sebesar 4,05% pada 2019 setelah Brasil (14,02%), Jerman (8,74%), Vietnam (7,80%), Swiss (7,33%), Kolumbia (7,13%), dan Italia (4,88%).

(Baca Juga: Menunggu Asa Manis Biji Kopi Bintuni )

Adapun Jawa Barat memiliki potensi dan peluang peningkatan ekspor kopi. Ekspor kopi Jawa Barat periode Januari-Juli 2020 tercatat sebesar USD 3,26 juta atau meningkat 35,20% dibanding periode yang sama tahun 2019 yang tercatat USD 2,41 juta.

Saat ini, Jawa Barat menduduki peringkat ke-8 sebagai provinsi yang memiliki ekspor kopi utama Indonesia dengan pangsa ekspor sebesar 0,44 persen, setelah Provinsi Banten (32,08%), Lampung (22,98%), Sumatera Utara (22%), Jawa Timur (13,01%), dan Aceh (7,12%).
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!