BTPN Catatkan Pertumbuhan Kredit 6% di Akhir Kuartal III-2020
Selasa, 27 Oktober 2020 - 14:50 WIB
COVID-19 mempengaruhi kinerja seluruh industri perbankan di tahun ini. Pelemahan perekonomian berpengaruh terhadap debitur sehingga menyebabkan biaya CKPN meningkat sebesar 84% menjadi Rp1,95 triliun. Dampaknya net interest income turun 2% menjadi Rp 7,9 triliun karena penurunan yield seiring penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia dan restrukturisasi kredit.
Biaya operasional terjaga dengan baik bahkan turun sebesar 2% (yoy). Kenaikan biaya CKPN dan tekanan di pendapatan bunga bersih Bank menyebabkan laba bersih Bank turun sebesar 21% menjadi Rp 1,5 triliun sepanjang periode Januari-September tahun ini dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Terkait portofolio yang terdampak langsung dari pandemi, Bank BTPN telah melakukan langkah restrukturisasi. Hingga akhir September 2020 total nilai kredit yang disetujui untuk mendapat restrukturisasi kredit adalah sebesar Rp 11,6 triliun atau sekitar 7,8% dari keseluruhan portofolio kredit konsolidasi.
Biaya operasional terjaga dengan baik bahkan turun sebesar 2% (yoy). Kenaikan biaya CKPN dan tekanan di pendapatan bunga bersih Bank menyebabkan laba bersih Bank turun sebesar 21% menjadi Rp 1,5 triliun sepanjang periode Januari-September tahun ini dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Terkait portofolio yang terdampak langsung dari pandemi, Bank BTPN telah melakukan langkah restrukturisasi. Hingga akhir September 2020 total nilai kredit yang disetujui untuk mendapat restrukturisasi kredit adalah sebesar Rp 11,6 triliun atau sekitar 7,8% dari keseluruhan portofolio kredit konsolidasi.
(akr)
Lihat Juga :