BTPN Catatkan Pertumbuhan Kredit 6% di Akhir Kuartal III-2020

Selasa, 27 Oktober 2020 - 14:50 WIB
Perseroan juga berhasil menjaga kualitas kredit tetap terjaga sehat. Gross NPL berada di level 1,10% pada akhir September 2020. Angka ini masih relatif rendah dibandingkan NPL industri perbankan yang pada akhir Agustus 2020 tercatat sebesar 3,22%.

Untuk pendanaan perseroan menghimpun Rp149,9 triliun hingga akhir bulan September yang naik 3% (yoy). Strategi pendanaan terbagi baik dari dana pihak ketiga sejumlah Rp100,8 triliun, pinjaman dari pihak lain sebesar Rp42,6 triliun, serta pinjaman subordinasi senilai Rp6,5 triliun.

"Dengan realisasi penyaluran kredit dan pendanaan tersebut, rasio likuiditas dan pendanaan berada di tingkat yang sehat. LCR (Liquidity Coverage Ratio) berada di 246,45%, sementara NSFR (Net Stable Funding Ratio) di 113,13% per posisi akhir September 2020," ujarnya.

BTPN juga mencatatkan, pertumbuhan aset sebesar 3% (yoy), dari Rp182,2 triliun menjadi Rp186,9 triliun, dengan rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) 24,9%. “Kami yakin dengan permodalan yang kuat dan dukungan global dari SMBC, kami akan mampu memberi pelayanan lebih baik kepada jutaan nasabah serta berkontribusi lebih nyata kepada perekonomian nasional,” kata Ongki.

(Baca Juga: Kinerja BTPN Tetap Positif, Pertumbuhan Kredit Capai Rp150,5 Triliun )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!