Kucuran Investasi di Jawa dan Luar Jawa Membaik 6 Tahun Terakhir, Ini Datanya

Sabtu, 07 November 2020 - 10:57 WIB
Untuk kawasan atau daerah luar Jawa, tercatat pada 2014 realisasi investasi mencapai Rp199,8 triliun atau 43,1%. Nilai ini mengalami kenaikan di tahun 2015 yakni sebesar Rp248,7 triliun atau 45,6%. Sedangkan di 2016, nilai investasi mencapai 46,4% atau sebesar Rp284,1 triliun.

Meski begitu, nilai investasi mengalami penurunan menjadi 43,7% pada 2017, di mana kontribusi menyentuh angka Rp302,9 triliun atau setara 43,7%. BKPM mencatat, hal itu disebabkan adanya pertumbuhan realisasi penanaman modal di Jawa yang lebih tinggi pada tahun tersebut.

Namun, kontribusi di luar Jawa kembali meningkat menjadi 43,8% atau sebesar Rp315,9 triliun pada 2018. Bahkan, naik menjadi Rp375,0 triliun atau 46,3% di tahun 2019.

(Baca Juga: Jangan Senang Dulu, Investasi Melejit Bukan Bukti Ekonomi Pulih )

Sementara itu, realisasi penanaman modal di kawasan Jawa juga tercatat positif selama 6 tahun terakhir. Pada 2014, realisasi mencapai Rp263,3 triliun atau 56,9%. Angkanya naik menjadi Rp 296,7 triliun pada 2015 dengan presentasi 54,4%.

Pada 2016, nilai investasi menyentuh Rp328,7 triliun atau 53,6% dan mencatat kenaikan pada 2017 senilai Rp389,9 atau 43,7%. Realisasi investasi modal terus membukukan angka positif pada periode 2018-2019, masing-masing mencatat realisasi sebesar Rp405,4 triliun atau 43,8% dan Rp434,6 triliun atau 46,3%.

Untuk tahun ini, khususnya di kuartal ke-III, Provinsi Jawa Barat masih menjadi lokasi yang paling diminati oleh para investor dengan membukukan realisasi investasi sebesar Rp28,4 triliun atau 13,6 persen. Angka tersebut merupakan total capaian realisasi investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!