Sedih! Daya Beli Pekerja Kelas Bawah Turun Semua
Senin, 16 November 2020 - 20:51 WIB
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan rata-rata upah riil buruh tani secara nasional turun sebesar 0,15% di Oktober 2020 menjadi Rp52.755 per hari. Padahal pada bulan lalu, upah rill dari buruh tani mencapai Rp52.837 per hari. ( Baca juga:Joss, Indonesia Bikin Amerika dan China Tak Berkutik )
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Setianto mengatakan, upah nominal harian buruh tani nasional pada bulan lalu hanya naik 0,09% dibandingkan bulan sebelumnya. Di mana pada bulan lalu, upah dari buruh tani mencapai Rp55.719 per hari menjadi Rp55.766 per hari.
“Untuk upah riil buruh tani mengalami penurunan 0,15% dan nominalnya naik 0,09%,” ujarnya dalam konferensi pers virtual, Senin (16/11/2020).
Rata-rata upah riil buruh bangunan (tukang bukan mandor) pada Oktober 2020 juga mengalami penurunan 0,05% menjadi Rp86.514 per hari. Sedangkan upah nominal buruh bangunan pada bulan lalu naik 0,02% menjadi Rp90.771 per hari.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Setianto mengatakan, upah nominal harian buruh tani nasional pada bulan lalu hanya naik 0,09% dibandingkan bulan sebelumnya. Di mana pada bulan lalu, upah dari buruh tani mencapai Rp55.719 per hari menjadi Rp55.766 per hari.
“Untuk upah riil buruh tani mengalami penurunan 0,15% dan nominalnya naik 0,09%,” ujarnya dalam konferensi pers virtual, Senin (16/11/2020).
Rata-rata upah riil buruh bangunan (tukang bukan mandor) pada Oktober 2020 juga mengalami penurunan 0,05% menjadi Rp86.514 per hari. Sedangkan upah nominal buruh bangunan pada bulan lalu naik 0,02% menjadi Rp90.771 per hari.
Lihat Juga :