PLN Disuntik PMN Rp5 Triliun Tahun Depan, Ini Rincian Alokasinya
Rabu, 18 November 2020 - 12:44 WIB
Foto/Ilustrasi
JAKARTA - PT PLN (Persero) mencatat pengajuan Penyertaan Modal Negara (PMN) Tahun Anggaran 2021 kepada pemerintah sebesar Rp5 triliun. Anggaran itu akan digunakan sebagai belanja modal atau capital expenditure (Capex) sejumlah proyek perseroan.
Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini mengatakan, Capex tersebut untuk proyek-proyek sektor transmisi dan distribusi, termasuk di dalamnya pelaksanaan program listrik desa, pembangkit energi baru terbarukan (EBT) , serta menunjang program listrik desa (lisdes).
"Dapat kami sampaikan bahwa PMN Tahun Anggaran 2021 dipergunakan untuk pembiayaan belanja modal untuk proyek-proyek di sektor transmisi dan distribusi, termasuk di dalamnya pelaksanaan program listrik desa, pembangkit EBT atau energi terbaru dan terbarukan," kata Zulkifli dalam RDP bersama Komisi XI DPR, Rabu (18/11/2020).
(baca juga: Bahlil Dapat Angin Segar China, Pabrik Baterai Kendaraan Listrik Akan Dibangun )
Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini mengatakan, Capex tersebut untuk proyek-proyek sektor transmisi dan distribusi, termasuk di dalamnya pelaksanaan program listrik desa, pembangkit energi baru terbarukan (EBT) , serta menunjang program listrik desa (lisdes).
"Dapat kami sampaikan bahwa PMN Tahun Anggaran 2021 dipergunakan untuk pembiayaan belanja modal untuk proyek-proyek di sektor transmisi dan distribusi, termasuk di dalamnya pelaksanaan program listrik desa, pembangkit EBT atau energi terbaru dan terbarukan," kata Zulkifli dalam RDP bersama Komisi XI DPR, Rabu (18/11/2020).
(baca juga: Bahlil Dapat Angin Segar China, Pabrik Baterai Kendaraan Listrik Akan Dibangun )
Lihat Juga :