KTT G20 Dibuka Besok, Arab Saudi Yakin Ekonomi Dunia Bisa Pulih

Jum'at, 20 November 2020 - 07:45 WIB
"G20 di bawah Kepresidenan Arab Saudi berfokus pada masalah dan tantangan yang berdampak pada pembangunan berkelanjutan, termasuk didalamnya ketimpangan struktural dan pembayaran hutang, dimana sumber daya dibutuhkan untuk mengatasi pandemi dan melindungi pembangunan berkelanjutan," tambah Mohammed.

(baca juga: Arab Saudi Akan Naikkan Upah Minimum Warganya Jadi Rp15 Juta )

Dia memuji para anggota G20 atas pengambilan tindakan dengan cekatan dan luar biasa untuk mengatasi dampak pandemi, termasuk implementasi stabilitas fiskal, moneter, dan keuangan yang tak tertandingi.

"Negara-negara G20 telah menyuntikkan lebih dari USD11 triliun untuk mendukung perekonomian global. Dan menjembatani kesenjangan pendanaan kesehatan dengan USD21 miliar untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan respons terhadap pandemi," jelas Mohammed.

Selain itu, G20 juga meluncurkan G20 Debt Service Suspension Initiative (DSSI), memberikan bantuan likuiditas yang mendesak dan langsung kepada negara-negara termiskin dan paling rentan dari kreditor bilateral resmi.

Inisiatif ini memungkinkan USD14 miliar hanya pada tahun 2020 untuk memperkuat perang melawan pandemi dan dampak sosial dan ekonominya. Sebanyak 46 negara berpenghasilan rendah telah memperoleh manfaat dari inisiatif ini, termasuk yang paling rentan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!