Jakarta Selatan dan Purwakarta Kekurangan Penyuluh Pertanian
Sabtu, 05 Desember 2020 - 00:13 WIB
Menurutnya, merujuk ketentuan Kementan, idealnya ada satu penyuluh pertanian untuk satu desa/kelurahan. Jika di Jaksel ada 65 kelurahan, jumlah penyuluh harusnya disesuaikan dengan jumlah desa atau kelurahan. Oerip menambahkan, jumlah ASN penyuluh yang akan pensiun bertambah dua orang pada 2022, sehingga hanya tersisa enam penyuluh ASN di Jaksel.
“Ketentuan satu penyuluh satu kelurahan sepertinya sulit tercapai. Jumlah yang memasuki masa pensiun dengan penerimaan tenaga penyuluh tidak sesuai,” katanya.
(Baca juga:Kementan Optimalkan Fungsi Penyuluh Pertanian)
Sementara itu, Kepala Bidang Sumber Daya Pertanian Dispangtan Purwakarta, Hadiyanto Purnama mengatakan jumlah penyuluh ASN maupun tenaga harian lepas (THL) ada 85 orang. Pemkab Purwakarta, katanya, belum dapat mengangkat lantaran hingga kini belum ada payung hukumnya, dan hanya dapat direkrut oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar dan Kementan.
Rekrutmen penyuluh di Purwakarta terakhir kali dibuka pada 2017. Jumlah penyuluh di Purwakarta terdiri atas 24 THL diangkat oleh Pemprov Jabar, 28 THL diangkat oleh Kementan dan 33 ASN yang menjadi penyuluh. Sementara 5 penyuluh ASN tahun ini dipastikan akan pensiun dan seorang lagi pada 2021.
Guna mengatasi hal itu, Hadiyanto Purnama mengatakan bahwa Pemkot Jaksel akan mendorong petani binaan untuk menjadi penyuluh swadaya, dengan tugas pokok membantu tugas penyuluh Pemkot Jaksel. Menurutnya, peran penyuluh sangat vital khususnya di tengah pandemi Covid-19, masyarakat mulai mengisi waktu luang untuk bercocok tanam mengembangkan pertanian di perkotaan (urban farming).
“Ketentuan satu penyuluh satu kelurahan sepertinya sulit tercapai. Jumlah yang memasuki masa pensiun dengan penerimaan tenaga penyuluh tidak sesuai,” katanya.
(Baca juga:Kementan Optimalkan Fungsi Penyuluh Pertanian)
Sementara itu, Kepala Bidang Sumber Daya Pertanian Dispangtan Purwakarta, Hadiyanto Purnama mengatakan jumlah penyuluh ASN maupun tenaga harian lepas (THL) ada 85 orang. Pemkab Purwakarta, katanya, belum dapat mengangkat lantaran hingga kini belum ada payung hukumnya, dan hanya dapat direkrut oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar dan Kementan.
Rekrutmen penyuluh di Purwakarta terakhir kali dibuka pada 2017. Jumlah penyuluh di Purwakarta terdiri atas 24 THL diangkat oleh Pemprov Jabar, 28 THL diangkat oleh Kementan dan 33 ASN yang menjadi penyuluh. Sementara 5 penyuluh ASN tahun ini dipastikan akan pensiun dan seorang lagi pada 2021.
Guna mengatasi hal itu, Hadiyanto Purnama mengatakan bahwa Pemkot Jaksel akan mendorong petani binaan untuk menjadi penyuluh swadaya, dengan tugas pokok membantu tugas penyuluh Pemkot Jaksel. Menurutnya, peran penyuluh sangat vital khususnya di tengah pandemi Covid-19, masyarakat mulai mengisi waktu luang untuk bercocok tanam mengembangkan pertanian di perkotaan (urban farming).
(dar)
Lihat Juga :
tulis komentar anda