Biarin Aja Harga Rokok Naik, Agar Jangan Lari dari Kenyataan di Saat Krisis

Senin, 14 Desember 2020 - 12:39 WIB
Kebijakan pemerintah menaikkan cukai rokok diapresiasi, karena menurut ekonom ini ada kebiasaan lari dari kenyataan di saat krisis ekonomi dengan merokok. Foto/Dok
JAKARTA - Ekonom UI Abdillah Hasan mengaku, sangat mengapresiasi kebijakan pemerintah menaikkan cukai rokok di tahun 2021 nanti. Meskipun banyak tentangan, namun dia mengatakan ada alasan kuat kenapa cukai rokok harus dinaikkan.

(Baca Juga: Harga Rokok Naik, Netizen: Fix yang Ngasih Tau, Kamu Berdosa Banget )



Salah satunya adalah fakta konsumsi rokok akan melonjak tinggi di masa krisis seperti sekarang ini. Dia membuka data produksi rokok di saat krisis ekonomi 1997 naik tajam dari tahun sebelumnya 1996 yaitu dari 220 miliar batang rokok menjadi 231 miliar rokok.

"Kita tidak ingin masyarakat meningkatkan konsumsi rokok di saat krisis karena kebiasaan lari dari kenyataan di saat krisis ekonomi. Harapannya uang mereka digunakan untuk hal produktif. Karena mereka yang sudah terperangkap kebiasaan merokok akan susah berhenti," ujar Abdillah dalam siaran live Market Review di IDX Channel di Jakarta, Senin (14/12/2020).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!