Kimia Farma Stop Distribusi Rapid Test Biozek

Rabu, 13 Mei 2020 - 12:29 WIB
Kimia Farma menghentikan sementara distribusi Rapid Test Biozek yang diproduksi di China karena isu akurasi alat tersebut. Foto/Ilustrasi
JAKARTA - PT Kimia Farma Tbk (KAEF) menghentikan sementara distribusi rapid test Biozek yang merupakan produk dan manufaktur Inzek International Trading BV Belanda. Hal ini karena alat yang diproduksi di China tersebut akurasinya dinilai sangat rendah.

"Kimia Farma telah melakukan langkah–langkah, yakni meminta klarifikasi kepada Inzek International Trading BV Belanda atas pemberitaan tersebut dan melakukan penghentian sementara distribusi rapid test sambil menunggu hasil klarifikasi dari produsen," ungkap manajemen Kimia Farma dalam siaran pers yang diterima SINDOnews di Jakarta, Rabu (13/5/2020).



Perusahaan dengan kode emiten KAEF ini melakukan impor dan distribusi produk rapid test Biozek sejak pertengahan April 2020. Produk rapid test Biozek sudah memiliki sertifikat Conformite` Europeenne (CE) yang memenuhi persyaratan hukum untuk dapat diperdagangkan dan dikomersialisasikan di pasar Eropa, dimana untuk mendapatkan sertifikat tersebut melalui proses yang sangat ketat, dan produk tersebut telah tercantum di laman resmi Uni Eropa

https://ec.europa.eu/docsroom/documents/40805 Annex 1 (commercial devices), sheet "CE–IVD–Antibody" pada list No. 464 produk tersebut telah digunakan di negara lain seperti Belanda, Inggris, Portugal, Georgia, Nigeria dan Saudi Arabia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!