Penggunaan Minyak Jelantah Sebagai Bahan Baku Biodiesel Atasi Fluktuasi HIP
Rabu, 30 Desember 2020 - 03:38 WIB
Penggunaan minyak jelantah sebagai bahan baku biodiesel dapat membantu pemerintah mengatasi fluktuasi Harga Indeks Produksi (HIP) Biodiesel dari crude palm oil (CPO) dan solar. Foto/Dok
JAKARTA - Penggunaan minyak jelantah sebagai bahan baku biodiesel dapat membantu pemerintah mengatasi fluktuasi Harga Indeks Produksi (HIP) Biodiesel dari crude palm oil (CPO) dan solar yang tergantung pada harga di pasar internasional.
Manajer Riset Traction Energy Asia Ricky Amukti mengatakan, meski biaya konversi biodiesel dari minyak jelantah lebih tinggi, tetapi HIP biodiesel dari minyak jelantah lebih murah dibandingkan dengan HIP dari CPO. Hal ini karena faktor harga bahan baku.
"Tren HIP Biodiesel dari CPO umumnya lebih tinggi dari HIP solar. Sehingga selalu ada potensi beban subsidi yang tinggi untuk menghadirkan bahan bakar biodiesel. Sementara, minyak jelantah merupakan komoditas yang nilainya tidak tergantung pada harga di pasar internasional," ujarnya dalam webinar, Selasa (29/12).
(Baca Juga: Gaes Yuks Bisnis Minyak Jelantah: Dapat Omzet Lumayan dan Jaga Lingkungan )
Manajer Riset Traction Energy Asia Ricky Amukti mengatakan, meski biaya konversi biodiesel dari minyak jelantah lebih tinggi, tetapi HIP biodiesel dari minyak jelantah lebih murah dibandingkan dengan HIP dari CPO. Hal ini karena faktor harga bahan baku.
"Tren HIP Biodiesel dari CPO umumnya lebih tinggi dari HIP solar. Sehingga selalu ada potensi beban subsidi yang tinggi untuk menghadirkan bahan bakar biodiesel. Sementara, minyak jelantah merupakan komoditas yang nilainya tidak tergantung pada harga di pasar internasional," ujarnya dalam webinar, Selasa (29/12).
(Baca Juga: Gaes Yuks Bisnis Minyak Jelantah: Dapat Omzet Lumayan dan Jaga Lingkungan )
Lihat Juga :