Hati-hati, Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Bisa Hambat Pemulihan

Jum'at, 01 Januari 2021 - 19:49 WIB
Namun, kata Yusuf, jika melihat momentum, segala upaya menaikan tarif di tengah proses pemulihan ekonomi bukanlah sesuatu yang bijak. Seharusnya, kata dia, keputusan ini ditunda sampai proses pemulihan ekonomi selesai.

(Baca Juga: Daya Beli Menurun, Peserta BPJS Kesehatan Nunggak Rp11 Triliun)

Secara terpisah, Ekonom Indef Enny Sri Hartati mengatakan bahwa pemerintah seharusnya tidak menaikkan tarif iuran BPJS Kesehatan kelas 3 di tengah melemahnya daya beli masyarakat saat ini. Sementara, kata Enny, masalahnya terletak pada tata kelola dana yang dihimpun asuransi kesehatan negara tersebut.

"Kenapa sampai kemarin terjadi masalah defisit di BPJS Kesehatan? Itu karena tata kelolanya yang bermasalah," cetusnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!