Permintaan Sarung Tangan Melonjak, Mark Dynamics Bidik Penjualan Rp1 Triliun

Selasa, 05 Januari 2021 - 00:02 WIB
“Melihat data tersebut, potensi bisnis MARK sangat besar dan terus menjanjikan” ujar Ridwan Goh.

Baca Juga : Pandemi Bikin Kinerja Emiten Sarung Tangan Bertepuk Tangan

Sebagai tambahan, MARK sendiri telah mengakuisisi dua anak perusahaan yang masing-masing bergerak di produk saniter dan agrikultur. Akuisisi dilakukan di semester pertama 2020 dengan kucuran dana sekitar Rp70 miliar. Produk saniter, seperti toilet duduk dan jongkok, akan menggunakan sisa bahan baku dari cetakan sarung tangan.

Sedangkan produk pertanian yang dipasarkan oleh PT Agro Dynamics Indonesia adalah sprayer, herbisida, dan etephon (penyubur) yang dibutuhkan oleh industri pertanian. Kedua lini bisnis ini diproyeksikan dapat berkontribusi sebesar 10% - 15% total penjualan.

Dengan mempertimbangkan semua aspek ini, bukan tidak mungkin MARK melipat gandakan kinerja mereka di 2021. Ditambah lagi kondisi ekonomi global yang mulai pulih secara perlahan karena telah tersedianya vaksin di seluruh dunia. Tingginya permintaan ini akan terus berlangsung dalam kurun waktu 2-3 tahun mendatang. Setelah kondisi kembali normal, permintaan sarung tangan secara global diperkirakan tetap akan bertumbuh sebesar 10% - 12% per tahun.
(her)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!