Neraca Perdagangan Tahun 2020 Diprediksi Surplus USD22,25 Miliar

Jum'at, 15 Januari 2021 - 08:52 WIB
Mitra dagang Indonesia pun sebagian besar mengalami kenaikan aktivitas manufaktur, seperti Jepang, India, dan Eurozone. Adapun penghambat pertumbuhan ekspor pada bulan Desember adalah penurunan aktivitas manufaktur China, yang menurun menjadi sebesar 53.

(Baca juga: Lili Luo Si Putri Taipan China Tewas Telanjang, Penyebabnya Misterius )

Secara keseluruhan tahun 2020, neraca perdagangan diperkirakan surplus USD22,25 miliar dibandingkan neraca perdagangan tahun 2019 yang tercatat defisit USD3,59 miliar.

Surplus neraca dagang pada tahun fiskal 2020 yang tinggi tersebut dipengaruhi oleh kinerja impor sepanjang tahun 2020 yang diperkirakan tercatat terkontraksi 18,4% yoy dibandingkan kinerja ekspor yang diperkirakan berkisar kontraksi 3,4% yoy," katanya.

Kontraksi impor yang lebih dalam dibandingkan dengan kontraksi ekspor, mengindikasikan bahwa aktivitas ekonomi domestik, baik konsumsi rumah tangga dan investasi yang cenderung melambat signifikan akibat pandemi Covid-19.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!