Optimisme BRI Menyongsong Tahun 2021
Jum'at, 22 Januari 2021 - 16:43 WIB
Hingga akhir Kuartal III 2020 BRI mampu membukukan laba bersih secara konsolidasian sebesar Rp 14,15 triliun dengan aset perseroan tumbuh sebesar 10,89% menjadi Rp 1.447,85 triliun. Selain itu BRI berhasil menyalurkan kredit senilai Rp. 935,35 triliun, dimana 80,65 persen di antaranya disalurkan kepada segmen UMKM.
Sepanjang tahun 2020, BRI juga menjadi partner strategis pemerintah dalam kaitannya dengan penyaluran stimulus program percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Tercatat BRI telah merestrukturisasi pinjaman senilai Rp218,6 triliun kepada 2,8 juta debitur, menyalurkan subsidi bunga UMKM senilai Rp5,5 triliun kepada labih dari 6,6 juta penerima, menyalurkan KUR Mikro senilai Rp 116,9 triliun kepada 4,4 juta debitur dan KUR Super Mikro sebesar Rp8,5 triliun kepada 972 ribu pelaku UMKM.
Selain itu BRI juga telah menyalurkan Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM) senilai Rp 18,5 triliun kepada 7,7 juta penerima, serta menyalurkan kredit dengan penjaminan kepada 13,8 ribu nasabah UMKM dengan total nilai Rp8,34 triliun. Strategi BRI yang memilih fokus untuk menjaga fundamental kinerja berbarengan dengan menyalurkan berbagai program stimulus pemerintah nyatanya diapresiasi oleh investor.
Baca Juga: Direksi BRI Resmi Dirombak, Ada Tambahan 4 Orang Baru
Pada penutupan perdagangan pasar modal di akhir tahun (30/12) saham BBRI ditutup di angka Rp4.170 per lembar saham. Angka ini tumbuh nyaris dua kali lipat dibandingkan dengan nilai saham BBRI di level terendah yang dibukukan 18 Mei silam di harga Rp2.160/unit.
Sepanjang tahun 2020, BRI juga menjadi partner strategis pemerintah dalam kaitannya dengan penyaluran stimulus program percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Tercatat BRI telah merestrukturisasi pinjaman senilai Rp218,6 triliun kepada 2,8 juta debitur, menyalurkan subsidi bunga UMKM senilai Rp5,5 triliun kepada labih dari 6,6 juta penerima, menyalurkan KUR Mikro senilai Rp 116,9 triliun kepada 4,4 juta debitur dan KUR Super Mikro sebesar Rp8,5 triliun kepada 972 ribu pelaku UMKM.
Selain itu BRI juga telah menyalurkan Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM) senilai Rp 18,5 triliun kepada 7,7 juta penerima, serta menyalurkan kredit dengan penjaminan kepada 13,8 ribu nasabah UMKM dengan total nilai Rp8,34 triliun. Strategi BRI yang memilih fokus untuk menjaga fundamental kinerja berbarengan dengan menyalurkan berbagai program stimulus pemerintah nyatanya diapresiasi oleh investor.
Baca Juga: Direksi BRI Resmi Dirombak, Ada Tambahan 4 Orang Baru
Pada penutupan perdagangan pasar modal di akhir tahun (30/12) saham BBRI ditutup di angka Rp4.170 per lembar saham. Angka ini tumbuh nyaris dua kali lipat dibandingkan dengan nilai saham BBRI di level terendah yang dibukukan 18 Mei silam di harga Rp2.160/unit.
Lihat Juga :