Investasi Energi Bersih di Tahun 2050 Diperkirakan Capai USD15 Triliun

Senin, 25 Januari 2021 - 22:15 WIB
Pada tahun 2030 diperkirakan membangun pembangkit listrik baru dari energi terbarukan akan lebih murah daripada mengoperasikan pembangkit listrik tenaga batu bara dan gas yang sudah ada di seluruh belahan dunia.

"Bahkan di beberapa negara, kondisi ini sudah terjadi. Perkiraan tersebut mengindikasikan bahwa pembangunan pembangkit listrik berbahan bakar fosil baru akan semakin tidak menguntungkan dan berisiko," jelas Fabby. ( Baca juga:Ambroncius Nababan Sambangi Bareskrim Polri Terkait Rasisme ke Natalius Pigai )

Fabby menuturkan, investasi di pembangkit listrik global di masa depan akan didominasi oleh investasi surya, angin, dan storage. Diperkirakan nilai investasi pembangkitan listrik kumulatif 2050 sebesar USD15 triliun.

"Pengembangan energi terbarukan dalam skala besar dan cepat merupakan keniscayaan untuk menghindari krisis perubahan iklim akibat pemanasan global sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan," tandasnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!