Perbaiki Citra Industri Penerbangan RI, Kemenhub Didesak Audit dan Evaluasi

Selasa, 26 Januari 2021 - 11:03 WIB
Komisi V sendiri akan menjadwalkan pertemuan khusus dengan Menteri Perhubungan, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Badan SAR Nasional (Basarnas), Badan Meteorologi, Klimatologi, Geofisika (BMKG), Sriwijaya Air serta AirNav Indonesia.

Ketua Komisi V DPR Lasarus mengatakan, pemanggilan kepada pihak-pihak terkait ini untuk mengetahui lebih dalam mengenai musibah kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ-182. "Kita panggil Menhub, AirNav, Basarnas, BMKG, KNKT dan Maskapai," ujarnya saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Senin kemarin.

Baca Juga: Berharap pada Vaksin Covid-19, Dirut Garuda Pede Industri Penerbangan Pulih di 2021


Rencananya pertemuan dilaksanakan pada 3 Februari 2021 mendatang. Pertemuan sendiri sembari menunggu ditemukannya kotak hitam (black box) berisi Cockpit Voice Recorder (CVR) pesawat Sriwijaya Air SJ-182. Namun, sekalipun CVR belum ditemukan, pertemuan tetap dilakukan. "Ada kaitan dengan belum ditemukannya CVR. Kalau belum ketemu (CVR) juga tetap kita panggil rabu depan," kata dia.

Lasarus mengaku, belum menerima data hasil investigasi sementara pada kotak hitam berisi flight data recorder (FDR). Rencananya, pemanggilan pada beberapa pihak terkait juga akan meminta keterangan dari hasil investigasi sementara dari insiden tersebut.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!