OPEC dan Rusia Setuju Pangkas Produksi Minyak Besar-besaran

Senin, 13 April 2020 - 10:15 WIB
Pemotongan minyak terbesar yang pernah ada ini adalah lebih dari empat kali lebih besar dalam dari pemangkasan rekor sebelumnya pada 2008. Produsen perlahan-lahan akan mengurangi pembatasan setelah Juni, meskipun pengurangan produksi akan tetap berlaku sampai April 2022.

Menteri Energi Saudi mengatakan pengurangan minyak yang efektif OPEC + adalah 12,5 juta barel per hari. Dalam pernyataan dari Gedung Putih, Trump menyambut komitmen Arab Saudi dan Rusia untuk mengembalikan produksi minyak ke tingkat yang konsisten dengan energi global dan stabilitas pasar keuangan.

Sebelumnya di Twitter, Trump menulis: "Kesepakatan Minyak besar dengan OPEC + selesai. Ini akan menghemat ratusan ribu pekerjaan energi di Amerika Serikat," ujarnya seperti dikutip Reuters, Senin (13/4/2020).

Berterima kasih kepada Presiden Rusia Vladimir Putin dan Raja Saudi Salman karena mendorong kesepakatan, Trump menambahkan: "Saya baru saja berbicara dengan mereka ... Sangat bagus untuk semua," tandasnya.

Total pemotongan global akan mencakup kontribusi dari non-anggota, pemotongan sukarela yang lebih curam oleh beberapa anggota OPEC + dan pembelian stok strategis oleh konsumen terbesar dunia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!