EBT KO vs Fosil, Kiai Ma'ruf: RI Perlu Belajar dari Jerman

Senin, 01 Februari 2021 - 16:31 WIB
Maruf menekankan bahwa pemanfaatan energi terbarukan menjadi salah satu program prioritas untuk mengurangi ketergantungan negara terhadap impor energi fosil. Namun saat ini target penggunaan energi terbarukan masih jauh dari target.

"Pemerintah menargetkan bauran energi terbarukan pada tahun 2025 sebesar 23% dan terus ditingkatkan sampai 31% tahun 2050. Namun saat ini kita masih jauh dari target tersebut, karena pemanfaatan energi baru terbarukan saat ini masih berada di kisaran 9,15%," ujarnya

Dia menyebut bahwa Indonesia perlu belajar dari beberapa negara yang telah sukses dalam pemanfaatan energi baru terbarukan seperti Jerman. Di mana bauran energi primer dari EBT telah mencapai 85% dari energi nasionalnya.

"Sebagian besar EBT di Jerman merupakan energi dari tenaga surya, angin, sampah biomassa, dan hidro-elektrik. Hal ini tentunya tidak lepas dari riset, inovasi dan investasi dari Pemerintah Jerman yang menyatakan bahwa tahun 2050 semua energi berasal dari energi hijau dan bersih," paparnya.

Baca Juga: PLTS Atap Akan Jadi Penyumbang Utama Program EBT
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!