PHK Jadi Pilihan Terakhir, Industri Ban Pilih Main Aman

Selasa, 02 Februari 2021 - 16:08 WIB
"Kami berusaha mengurangi produktivitas dengan pemutaran karyawan. Di industri ban ada dua jenis karyawan, satu yang white collars atau kerja di kantor, dan blue collars yang kerja di pabrik. Pabrik itu akan marah kalau white collars WFH, karena WFH keharusan, maka mereka mengatakan mereka juga mau," terangnya.

Maka dari itu, pengusaha ban pun melakukan perputaran karyawan dan pembagian jam kerja, tetapi untuk karyawan kontrak memang putus. "Kita pikir, Covid ga berhenti, permintaan ngga naik. Kami berharap vaksin ini bisa berjalan, sehingga industri ban juga jalan. Ban sekarang tidak parah sampai harus tutup, tapi kita harus main low," ucap Aziz.

Baca Juga: Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Turun, KSPI: Bukti Adanya PHK Besar-Besaran



Dia menegaskan, situasi pembatasan yang serba tidak pasti ini masih akan terus menghantui industri ban. "Karena kalau situasi berjalan seperti ini terus, kami harus merumahkan, no other choice," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!