PPKM Skala Mikro Bisa Jadi Masalah Saat Puasa dan Lebaran
Jum'at, 05 Februari 2021 - 14:04 WIB
"PPKM mikro akan jadi masalah besar bila dilakukan di kuartal kedua nanti. Karena awal tahun memang sepi secara musiman. Tapi kuartal dua waktunya pertumbuhan ekonomi nasional tinggi karena ada Lebaran dan puasa. Semoga pemerintah sudah punya perhitungan sendiri," ujar Kepala Ekonom BCA David Sumual dalam siaran live Market Review di IDX Channel di Jakarta, Jumat (5/2/2021).
Dia berharap ada pertimbangan lokasi dan durasi bila tetap dilakukan PPKM skala mikro pada periode tersebut. Wilayah seperti DKI Jakarta dan Jawa Timur akan sangat berdampak menekan pertumbuhan ekonomi bila diterapkan PPKM skala mikro.
Baca Juga: Bogor Berlakukan Sistem Ganjil Genap untuk Motor dan Mobil dari Jumat hingga Minggu
"Tahun lalu banyak pengusaha stok barang tapi akhirnya tidak laku karena ada PSBB ketat. Ini juga terjadi di akhir tahun kemarin," jelasnya.
Karena itu, dia menilai pemerintah harus memiliki kalkulasi yang matang dan keputusan yang tepat menyambut bulan puasa dan Lebaran 2021. Khususnya untuk menciptakan inovasi yang bisa mendorong belanja tapi sekaligus tetap menjaga protokol kesehatan. "Kita butuh strategi untuk economic booster tapi sekaligus tetap social distance," tandasnya.
Dia berharap ada pertimbangan lokasi dan durasi bila tetap dilakukan PPKM skala mikro pada periode tersebut. Wilayah seperti DKI Jakarta dan Jawa Timur akan sangat berdampak menekan pertumbuhan ekonomi bila diterapkan PPKM skala mikro.
Baca Juga: Bogor Berlakukan Sistem Ganjil Genap untuk Motor dan Mobil dari Jumat hingga Minggu
"Tahun lalu banyak pengusaha stok barang tapi akhirnya tidak laku karena ada PSBB ketat. Ini juga terjadi di akhir tahun kemarin," jelasnya.
Karena itu, dia menilai pemerintah harus memiliki kalkulasi yang matang dan keputusan yang tepat menyambut bulan puasa dan Lebaran 2021. Khususnya untuk menciptakan inovasi yang bisa mendorong belanja tapi sekaligus tetap menjaga protokol kesehatan. "Kita butuh strategi untuk economic booster tapi sekaligus tetap social distance," tandasnya.
(fai)
Lihat Juga :