Surplus Neraca Dagang Januari 2021 Diperkirakan Sedikit Lebih Rendah
Senin, 15 Februari 2021 - 08:00 WIB
Kata dia, harga CPO sepanjang bulan Januari 2021 tercatat -2,6% mtm dibandingkan pada Desember 2020 yang mencapai 10,7%.
"Sedangkan harga batu bara tercatat naik 4,6% mtm (vs. 29,9% mtm pada Desember 2020). Selain itu harga karet alam tercatat naik 1,4%mtm vs. 0,8% mtm pada bulan sebelumnya," katanya.
Baca Juga: Neraca Perdagangan RI Desember 2020 Surplus USD2,1 Miliar
Sementara itu, volume ekspor Januari 2021 juga diperkirakan menurun mempertimbangkan penurunan aktivitas manufaktur dari beberapa mitra dagang utama seperti Uni Eropa, Tiongkok, Jepang dan juga terindikasi dari PMI manufaktur global yang menurun.
Sementara itu, laju impor bulan yang diperkirakan -4,3% mtm dipengaruhi oleh peningkatan aktivitas manufaktur Indonesia pada Januari 2021. "Jadi, secara keseluruhan laju ekspor diperkirakan 12,4% yoy sementara laju impor diperkirakan -3,13% yoy," tandasnya.
"Sedangkan harga batu bara tercatat naik 4,6% mtm (vs. 29,9% mtm pada Desember 2020). Selain itu harga karet alam tercatat naik 1,4%mtm vs. 0,8% mtm pada bulan sebelumnya," katanya.
Baca Juga: Neraca Perdagangan RI Desember 2020 Surplus USD2,1 Miliar
Sementara itu, volume ekspor Januari 2021 juga diperkirakan menurun mempertimbangkan penurunan aktivitas manufaktur dari beberapa mitra dagang utama seperti Uni Eropa, Tiongkok, Jepang dan juga terindikasi dari PMI manufaktur global yang menurun.
Sementara itu, laju impor bulan yang diperkirakan -4,3% mtm dipengaruhi oleh peningkatan aktivitas manufaktur Indonesia pada Januari 2021. "Jadi, secara keseluruhan laju ekspor diperkirakan 12,4% yoy sementara laju impor diperkirakan -3,13% yoy," tandasnya.
(akr)
Lihat Juga :