Duh, Jurang Antara Si Kaya dan Miskin Makin Lebar
Senin, 15 Februari 2021 - 13:43 WIB
Jika dirinci menurut wilayah, di perkotaan angkanya tercatat sebesar 17,08% yang berarti tergolong pada kategori ketimpangan rendah. Sementara untuk perdesaan, angkanya tercatat sebesar 20,89% , yang berarti tergolong dalam kategori ketimpangan rendah. "Seiring dengan peningkatan kemiskinan, gini ratio juga meningkat, baik di desa dan kota," tandasnya.
Baca Juga: Gibran Diboyong ke Jakarta, Pendukung Anies dan AHY Bakal Ketar-ketir
Saat ini, Berdasarkan provinsi, peningkatan gini ratio tertinggi terjadi di Kalimantan Selatan, yaitu naik 0,017 poin dari 0,334 menjadi 0,351. Sementara, penurunan gini ratio tertinggi ada di Maluku Utara sebesar 0,02 poin dari 0,310 menjadi 0,290.
Sedangkan, gini ratio tertinggi ada di Yogyakarta mencapai 0,437 dari sebelumnya 0,428. Peningkatan gini ratio juga terjadi di DKI Jakarta dari 0,391 menjadi 0,4.
Lalu, Jawa Tengah dari 0,358 menjadi 0,359, Banten dari 0,361 menjadi 0,365, Nusa Tenggara Barat dari 0,374 menjadi 0,386, dan Nusa Tenggara Timur dari 0,355 menjadi 0,356.
Baca Juga: Gibran Diboyong ke Jakarta, Pendukung Anies dan AHY Bakal Ketar-ketir
Saat ini, Berdasarkan provinsi, peningkatan gini ratio tertinggi terjadi di Kalimantan Selatan, yaitu naik 0,017 poin dari 0,334 menjadi 0,351. Sementara, penurunan gini ratio tertinggi ada di Maluku Utara sebesar 0,02 poin dari 0,310 menjadi 0,290.
Sedangkan, gini ratio tertinggi ada di Yogyakarta mencapai 0,437 dari sebelumnya 0,428. Peningkatan gini ratio juga terjadi di DKI Jakarta dari 0,391 menjadi 0,4.
Lalu, Jawa Tengah dari 0,358 menjadi 0,359, Banten dari 0,361 menjadi 0,365, Nusa Tenggara Barat dari 0,374 menjadi 0,386, dan Nusa Tenggara Timur dari 0,355 menjadi 0,356.
Lihat Juga :