Ekonomi Masih Minus, Sri Mulyani: Pemerintah Tidak Boleh Terlena
Selasa, 16 Februari 2021 - 15:01 WIB
Sri Mulyani menargetkan pada tahun 2021 ekonomi Indonesia bisa tumbuh 4,3% hingga 5%. Untuk itu, kerja keras pengendalian pandemi Covid-19 menurutnya akan terus dilakukan untuk memulihkan ekonomi nasional.
"Itu prasyarat pemulihan ekonomi, Covid harus bisa kita kendalikan. Dari sisi APBN seluruh instrumen belanja pemerintah dan penyertaan modal negara dikerahkan," tandasnya.
Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi -2,07%, BKF: Tren Pemulihan Ekonomi Berlanjut
Sebagai informasi, hingga kuartal IV/2020, ekonomi Indonesia masih mengalami resesi. Pertumbuhan ekonomi di kuartal IV tercatat sebesar -2,19% (yoy). Sedangkan pertumbuhan di kuartal IV secara kuartalan terkontraksi -0,42%.
Pada kuartal IV, ada 10 sektor yang masih mengalami kontraksi, meski tak sedalam kuartal sebelumnya. Diantaranya adalah sektor transportasi dan pergudangan.
"Itu prasyarat pemulihan ekonomi, Covid harus bisa kita kendalikan. Dari sisi APBN seluruh instrumen belanja pemerintah dan penyertaan modal negara dikerahkan," tandasnya.
Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi -2,07%, BKF: Tren Pemulihan Ekonomi Berlanjut
Sebagai informasi, hingga kuartal IV/2020, ekonomi Indonesia masih mengalami resesi. Pertumbuhan ekonomi di kuartal IV tercatat sebesar -2,19% (yoy). Sedangkan pertumbuhan di kuartal IV secara kuartalan terkontraksi -0,42%.
Pada kuartal IV, ada 10 sektor yang masih mengalami kontraksi, meski tak sedalam kuartal sebelumnya. Diantaranya adalah sektor transportasi dan pergudangan.
(fai)
Lihat Juga :