Walah! Pengawasan Prokes Transjakarta Lemah
Kamis, 18 Februari 2021 - 19:33 WIB
Ilustrasi. FOTO/SINDOnews
JAKARTA - Ombudsman Republik Indonesia (ORI) menyebut jumlah petugas pada beberapa halte dan terminal Transjakarta masih sangat kurang sehingga pengawasan protokol kesehatannya lemah. Apalagi, petugas ini harus mengawasi masyarakat atau penumpang yang akan menaiki penumpang agar tetap mematuhi protokol kesehatan.
Baca Juga: Paska Surat Teguran Soal Prokes, Managemen Wisata Lakukan Pembenahan
Anggota Ombudsman Republik Indonesia Alvin Lie mengatakan, pada beberapa terminal dan halte Transjakarta hanya ada satu orang petugas yang bertugas untuk mengukur suhu tubuh. Padahal pada jam berangkat kerja, jumlah penumpang cukup banyak.
"Jumlah petugas relatif kurang terutama pada pagi hari pada puncak. Pada beberapa terminal atau halte TJ itu petugasnya hanya 1 org untuk ukur suhu tubuh padahal jam 7 8.30 penumpang cukup banyak," ujarnya dalam diskusi virtual, Kamis (18/2/2021).
Baca Juga: Paska Surat Teguran Soal Prokes, Managemen Wisata Lakukan Pembenahan
Anggota Ombudsman Republik Indonesia Alvin Lie mengatakan, pada beberapa terminal dan halte Transjakarta hanya ada satu orang petugas yang bertugas untuk mengukur suhu tubuh. Padahal pada jam berangkat kerja, jumlah penumpang cukup banyak.
"Jumlah petugas relatif kurang terutama pada pagi hari pada puncak. Pada beberapa terminal atau halte TJ itu petugasnya hanya 1 org untuk ukur suhu tubuh padahal jam 7 8.30 penumpang cukup banyak," ujarnya dalam diskusi virtual, Kamis (18/2/2021).
Lihat Juga :