Stok Cukup, Rektor IPB: Tak Ada Alasan untuk Impor Beras

Senin, 08 Maret 2021 - 14:11 WIB
Arif menyarankan justru yang perlu dilakukan langkah strategis dalam menyambut panen raya yang sebentar lagi memasuki puncak. Sinergi antara Kementerian Pertanian (Kementan), Bulog dan berbagai instansi pun harus dilakukan dan transparansi dalam berbagai pengambilan keputusan produk pangan pokok ini menjadi penting.

“Karena begitu impor terjadi, maka dampaknya akan sangat serius terhadap harga dan itu akan merugikan petani. Saya kira kita harus menghargai petani yang sudah bersusah payah, berjerih payah dan bekerja keras untuk memberikan kepada kita suplai pangan,” ucapnya.

(Baca juga:Mendag Lutfi Jelaskan Kontradiksi Impor Beras Satu Juta Ton)

Perlu diketahui, BPS mencatat produksi beras pada 2020 sebesar 31,33 juta ton. Jumlah ini mengalami kenaikan sekitar 21.460 ton atau 0,07% dibandingkan 2019 yang mencapai 31,31 juta ton.

Adapun potensi produksi periode Januari–April 2021 diperkirakan mencapai 14,54 juta ton beras atau mengalami kenaikan sebesar 3,08 juta ton (26,84%) dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar 11,46 juta ton.
(dar)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!