Pengembangan Hilirisasi Bauksit, Antam Fokus Bangun Pabrik SGAR di Kalbar

Selasa, 16 Maret 2021 - 10:59 WIB
Dia menambahkan, Antam memiliki pengalaman lebih dari lima dekade dalam mendukung pengembangan hilirisasi mineral di Indonesia, khususnya pada komoditas nikel, emas dan bauksit melalui operasi pertambangan yang terintegrasi.

"Hingga tahun 2020 tercatat posisi sumber daya bijih nikel dan bauksit konsolidasian Antam masing-masing mencapai sebesar 1,44 miliar wmt bijih nikel dan 586 juta wmt bijih bauksit," kata dia.

Baca Juga: Industri Hilirisasi Nikel Dinilai Belum Siap

Kunto menyebut, potensi sumber daya mineral tersebut menjadi salah satu kekuatan dalam pengembangan skala bisnis Perusahaan melalui hilirisasi mineral strategis guna menciptakan nilai tambah produk mineral serta meningkatkan kontribusi yang positif kepada negara dan masyarakat.

Selain itu, saat ini perusahaan plat merah ini juga tengah menyelesaikan tahap konstruksi proyek pembangunan pabrik feronikel di Halmahera Timur, Maluku Utara yang memiliki kapasitas terpasang sebesar 13.500 TNi per tahun.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!