Pedagang Tak Ingin Harga Naik
Selasa, 23 Maret 2021 - 07:02 WIB
Khusus telur, biasanya Mia membeli per telur untuk kebutuhan rumah tangga. Harga satu butir telur berkisar Rp1.500 hingga Rp1.700 tergantung ukurannya. Seingat Mia, harga telur cenderung lebih stabil. Dia membeberkan, harga daging ayam potong per kilogram juga mengalami kenaikan. Sebelumnya Rp30.000 hingga Rp40.000/kg dan sekarang naik sekitar lebih Rp40.000 hingga Rp50.000. "Kalau daging ayam itu tergantung kecil besar dagingnya. Jadi kalau daging ayam sudah mahal," ungkap Mia.
KORAN SINDO juga bertemu Daniel, pedagang sekaligus penanggung jawab Toko Maju Jaya, di Pasar Cengkareng, Jakarta Barat.
Di toko ini, kata Daniel, fokus menjual lima item sembako yakni beras, gula pasir, terigu, sagu, dan minyak sayur curah. Beras, gula pasir, terigu, dan sagu terdapat beberapa merek. Terigu, sagu, dan minyak sayur curah diambil Toko Maju Jaya dari pabrik langsung. Beras diambil dari Pasar Induk Cipinang, Jakarta Timur. Sedangkan gula pasir semisal gula pasir Lampung, pasokannya dikirimkan langsung dari Lampung dengan menggunakan mobil.
"Sekarang sih lima item ini harganya masih stabil semua kita jual. Belum ada kenaikan harga jelang Ramadan ini ya, masih normal," ujar Daniel saat berbincang dengan KORAN SINDO.
Dia menambahkan, pihaknya maupun para pedagang di Pasar Cengkareng sebenarnya memiliki dua harapan kepada pemerintah lebih khusus jelang Ramadan 2021. Pertama, tidak ada kenaikan harga sembako dan komoditas pangan yang sangat mencolok.
Bagi pedagang, kata Daniel, tidak mungkin mencari kesempatan untuk meraih untung besar saat terjadi kenaikan harga. Pasalnya, bagi pegadang ketika terjadi kenaikan harga dasar tinggi maka margin keuntungan pedagang tetap sama.
"Marginnya sama aja, katakanlah Rp1.000 ya Rp1.000 aja, tapi modal kita pedagang mesti nambah," ucap Daniel. sabir laluhu
KORAN SINDO juga bertemu Daniel, pedagang sekaligus penanggung jawab Toko Maju Jaya, di Pasar Cengkareng, Jakarta Barat.
Di toko ini, kata Daniel, fokus menjual lima item sembako yakni beras, gula pasir, terigu, sagu, dan minyak sayur curah. Beras, gula pasir, terigu, dan sagu terdapat beberapa merek. Terigu, sagu, dan minyak sayur curah diambil Toko Maju Jaya dari pabrik langsung. Beras diambil dari Pasar Induk Cipinang, Jakarta Timur. Sedangkan gula pasir semisal gula pasir Lampung, pasokannya dikirimkan langsung dari Lampung dengan menggunakan mobil.
"Sekarang sih lima item ini harganya masih stabil semua kita jual. Belum ada kenaikan harga jelang Ramadan ini ya, masih normal," ujar Daniel saat berbincang dengan KORAN SINDO.
Dia menambahkan, pihaknya maupun para pedagang di Pasar Cengkareng sebenarnya memiliki dua harapan kepada pemerintah lebih khusus jelang Ramadan 2021. Pertama, tidak ada kenaikan harga sembako dan komoditas pangan yang sangat mencolok.
Bagi pedagang, kata Daniel, tidak mungkin mencari kesempatan untuk meraih untung besar saat terjadi kenaikan harga. Pasalnya, bagi pegadang ketika terjadi kenaikan harga dasar tinggi maka margin keuntungan pedagang tetap sama.
"Marginnya sama aja, katakanlah Rp1.000 ya Rp1.000 aja, tapi modal kita pedagang mesti nambah," ucap Daniel. sabir laluhu
(bai)
Lihat Juga :